Kini Beda

Kini Beda

Mata ini tak lagi sama melihatmu
Spektrum warna begitu terang
Monokrom tersenyum di balik siluet
Ulur tangan putih pun hancur
Tersisa hanya duri menusuk gelap

Telinga ini tak lagi sama mendengar mu
Siulan burung saling menyahut
Desis ular meniadakan
Hiruk pikuk membuat tuli
Tersisa hanya dengung kebungungan

Jiwa ini tak lagi sama merasakan dirimu
Angin di padang rumput
Sanubari terseret tiada luput
Terhempas jauh hingga lautan nun
Tersisa hanya sepi dan kerinduan


April 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau Tak Berhak Menilaiku

Berkah Dalam Umurmu

Jangan Kau Tanya Aku